Posted by Abu Faruq as Salafy under
Aqidah & Manhaj Leave a Comment
Meraih Kemuliaan Hidup dengan Tauhid
Kamis, 15 Maret 2007 – 01:46 PM, Penulis: Muhammad Tamrin
Berbicara tentang kebahagiaan hidup, kita jumpai banyak pihak yang berkomentar tentangnya. Ada yang menawarkan metode-metode barat yang penuh kebebasan dan kekacauan, tanpa aturan. Demikian pula, ada yang menawarkan metode lain yang berseberangan dengan Islam.
Adapun metode Islam, hendaknya seorang muslim menyadari bahwa kebahagiaan hidup itu didapati dengan berpegang teguh dengan agamanya, yakni ajaran yang dibawa oleh Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-.
Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,
وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ ءَايَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus”. (QS. Ali-Imran: 101)
Sedang ajaran Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang teragung, sekaligus perintah Allah -Subhanahu wa Ta’ala- yang terbesar adalah men-tauhid-kan Allah -Subhanahu wa Ta’ala-, tidak menyekutukan-Nya dengan apapun dalam beribadah kepada-Nya. ……selengkapnya